KENALI MPASI PADA SI KECIL, DAN CARA MENANGANI GTM BARENG SAMA DOKTER LEONIRMA YUK!

[Downloader.la]-63f44ade07938

Moms setuju gak sih, kalau masa transisi si kecil dari waktu mereka full diberikan ASI dan akhirnya mereka mulai belajar untuk mencoba tekstur makanan atau MPASI itu terkadang bisa jadi masa-masa yang bikin deg-degan, sekaligus bisa bikin Moms stress nih? Jadi Moms harus banget Kenali MPASI terlebih dahulu, karna banyak banget tantangan yang harus Moms lalui mulai dari memikirkan menu yang harus variatif sampe ke si kecil yang suka tiba-tiba GTM.

Eits, jangan dulu galau dan bimbang Moms. Kita bahas bareng yuk, pembahasan mengenai MPASI yang pastinya Atika kutip dari Dokter kesayangan kita, Dr. Leonirma Tengguna, M.Sc, Sp.A selaku dokter spesialis anak di webinar parentoday Tanggal 6 Februari kemarin nih. Yuk kenali MPASI bareng-bareng Moms!

Pengertian MPASI

MPASI adalah makanan atau minuman yang memiliki nutrisi atau gizi yang seimbang dan bisa kita sajikan untuk bayi atau anak untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi. Menurut Dokter Leonirma, M.Sc, Sp.A selaku dokter anak dari Rumah Sakit Ukrida “Jika kita lihat, idealnya bayi berusia 0-6 bulan hanya mengonsumsi ASI saja. Nah di umur 6 bulan ke atas, ASI tidak lagi bisa mencukupi kebutuhan bayi, dan harus ditambahkan dengan MPASI”. Nah kalo dari penjelasan Dr. Leonirma, kita harus banget nih Moms memilih MPASI yang memiliki kandungan nutrisi baik agar tumbuh kembang anak jadi lebih optimal.

Waktu yang baik untuk memulai MPASI

Penelitian WHO tahun 2001 menunjukkan bahwa bayi yang sudah bisa mengonsumsi MPASI itu dimulai dari umur 4 bulan Moms. Namun di tahung 2022, WHO melakukan penelitian ulang yang mencetuskan bahwa rekomendasi terbaik untuk anak memulai MPASI adalah pada umur 6 bulan.

Cara agar anak tidak GTM saat MPASI

Sesuai dengan penjelasan dari Dr. Leonirma, M.Sc, Sp.A, cara menanggapi dan melengkapi nutrisi saat si kecil GTM adalah dengan mencoba untuk menerapkan Feeding Rules pada anak Moms. Feeding Rules sendiri memiliki 3 aspek yang harus Momsday jalankan. Berikut aspek yang termasuk dari Feeding Rules menurut Dr. Leonirma:

  • Jadwal

Saat masa transisi makan anak yang awalnya hanya diberikan ASI, lalu mulai dibiarkan merasakan beberapa tekstur makanan lain, Moms harus banget nih membuat jadwal makan untuk si kecil. Moms bisa menerapkan jadwal seperti yang diberikan Dr. Leonirma Moms yaitu, Makan utama 3 kali sehari, memakan snack 2 kali sehari, waktu makan si kecil kalau bisa jangan sampai lebih dari 30 menit ya Moms!

  • Prosedur

Di aspek kedua ini, Moms diminta untuk support si kecil untuk memakan makanannya sendiri, nanti saat anak GTM, Moms bisa menawarkan si kecil secara netral dengan mengajak si kecil untuk kembali mencoba makanan yang sudah Moms siapkan. Nah jika selama 10 menit kegiatan tawar menawar ini tidak berhasil dan si kecil masih juga GTM, Moms bisa stop kegiatan makan dan mencoba kembali di jam makan yang berikutnya ya Moms!

  • Lingkungan

Biar si kecil jadi merasa nyaman, Moms harus membuat Happy Environment untuk si kecil. Moms bisa membuat waktu makan si kecil jadi menyenangkan agar anak bisa mengingat “Happy Vibes” yang si kecil dapatkan waktu dia makan. Jangan sampai Moms marah dengan si kecil saat ia melakukan GTM dan akhirnya membuat anak jadi takut setiap kali akan melakukan kegiatan makan.

Nah kalo 3 aspek dari Feeding Rules ini sudah terpenuhi, GTM si kecil akan berkurang secara bertahap nih Moms. Yang penting harus tetap sabar dan jangan sampai lelah untuk mencoba ya Moms!

Nah itu dia Moms beberapa insight dari Dr.Leonirma mengenai MPASI pada anak, nah waktu masa transisi ini memang kesabaran kita harus super nih Moms. Dan jangan lupa untuk mencoba menerapkan Feeding Rules yang udah Dr. Leonirma share ya Moms! Harus kenali MPASI dulu ya Momsday, biar jadi lebih mudah memberikan MPASI pada anak. Goodluck Momsday<3

Ada juga nih artikel untuk Kenali MPASI yang lain, coba main kesini deh MULAI MPASI DISAMBUT DENGAN GTM? PELAJARI PENYEBABNYA YUK!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *