BINGUNG MAU SIAPIN MAKAN APA UNTUK ANAK? INTIP RESEPNYA DISINI YUK!

Makanan untuk anak usia 2 tahun wajib banget Moms perhatikan baik-baik nih, agar memenuhi kebutuhan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Taoi kadang suka kehabisan ide menu masakan gak sih Moms? Gapapa! Jangan sedih, yuk merapat disini, Atika mau share beberapa resep menu makan yang cocok untuk anak usia 2 tahun. Let’s go.

Sandwich Keju dan Sayuran

Bahan:

  • 2 lembar roti gandum
  • 1 lembar keju cheddar, potong tipis
  • 1/2 wortel, parut halus
  • 1/4 timun, potong tipis
  • Mentega untuk olesan

Cara membuat:

  1. Oleskan mentega pada satu sisi roti.
  2. Letakkan keju, wortel, dan timun di atas roti.
  3. Tutup dengan roti lainnya dan potong menjadi bentuk yang disukai anak.

Kentang Tumbuk dengan Brokoli

Bahan:

  • 1 kentang, kukus dan tumbuk
  • 1/2 cangkir brokoli, rebus dan potong kecil
  • 1 sendok makan minyak zaitun
  • Sedikit garam dan merica

Cara membuat:

  1. Campur kentang tumbuk dengan brokoli.
  2. Tambahkan minyak zaitun, garam, dan merica sesuai selera.
  3. Aduk rata dan hidangkan.

Smoothie Buah-Buahan

Bahan:

  • 1/2 buah pisang
  • 1/2 cangkir stroberi beku
  • 1/2 cangkir yogurt plain
  • 1/4 cangkir jus jeruk
  • Es batu (opsional)

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan dalam blender.
  2. Blender hingga halus dan tuangkan ke dalam gelas.

Pasta Tomat dan Keju

Bahan:

  • 1/2 cangkir pasta (gunakan pasta bertekstur lembut)
  • 2 sendok makan saus tomat
  • 1/4 cangkir keju cheddar parut

Cara membuat:

  1. Rebus pasta sesuai petunjuk kemasan.
  2. Campur saus tomat dan keju parut.
  3. Campurkan dengan pasta yang sudah direbus.

Pastikan untuk selalu memotong makanan menjadi potongan kecil yang aman untuk anak usia 2 tahun. Selain itu, pantau respon anak terhadap makanan baru dan pastikan mereka diberi makan dengan porsi yang sesuai. Jangan ragu untuk mengonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Moms memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang pola makan anak Moms.

Moms lagi butuh resep untuk MPASI? Mampir kesini yuk >> RESEP PUREE KENTANG PILIHAN SEHAT UNTUK MPASI

KUMPULAN MENU UNTUK JADI TEMEN MOMS DAN KELUARGA DI SAAT LIBURAN

Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari dan menikmati momen bersantai. Salah satu cara terbaik untuk menciptakan pengalaman santai adalah melalui makanan dan minuman yang lezat. Berikut ini beberapa resep yang dapat Moms coba untuk merayakan akhir pekan dengan santai.

1. Teh Jeruk Panas dengan Madu

Bahan:

2 kantong teh hitam

1 liter air

Kulit jeruk, iris tipis

2 sendok makan madu

Cara membuat:

Rebus air hingga mendidih.

Masukkan kantong teh dan iris jeruk ke dalam air.

Biarkan teh meresap selama 5-7 menit.

Saring teh ke dalam cangkir dan tambahkan madu.

Aduk hingga madu larut, dan nikmati teh hangat ini sambil duduk santai.

2. Sandwich Avokadu dan Telur

Bahan:

2 lembar roti gandum

1 buah alpukat matang

2 butir telur, direbus setengah matang dan diiris

Garam dan lada secukupnya

Daun ketumbar cincang halus

Cara membuat:

Hancurkan daging alpukat dan tambahkan garam serta lada sesuai selera.

Olesi alpukat yang telah dihaluskan ke atas dua lembar roti.

Susun irisan telur rebus di atasnya.

Taburkan daun ketumbar cincang halus di atasnya.

Tutup dengan lembar roti lainnya dan potong menjadi dua bagian.

3. Salad Buah Segar

Bahan:

1 mangga matang, potong dadu

1 semangka, potong dadu

1 cangkir anggur merah, potong dua

1 pisang, iris tipis

1 jeruk, potong menjadi segment

2 sendok makan madu

Cara membuat:

Campur semua buah dalam mangkuk besar.

Tuangkan madu di atasnya dan aduk rata.

Sajikan salad buah ini dalam mangkuk cantik dan nikmati kelezatannya.

Nah gimana Moms, jadi ada motivasi buat masak cemilan lucu untuk weekend ini gak nih? Yuk re-cook resepnya! Jangan lupa buat tag/mention Instagram parentoday yaaa. Semoga artikel hari ini bermanfaat! Toodles<3

Jangan lupa main ke Artikel resep ini juga ya Moms! MPASI FINGER FOOD UNTUK SI KECIL: LEZAT DAN NUTRITIF

AJAK SI KECIL EKSPLORE DUNIA LUAR DENGAN KEGIATAN INI YUK MOMS!

Moms setuju gak nih, kalau terkadang tuh kita suka kehabisan ide kalau mau ajak main si Kecil? Apalagi kalo mau ajak si Kecil untuk eksplor kegiatan di outdoor, pasti Momsday udah terlanjur mikir “aduh sepertinya agak ribet deh”. Sini-sini Moms Atika mau bagi-bagi beberapa kegiatan outdoor yang bisa Moms lakukan bareng si Kecil nih! Karna kegiatan outdoor eksplor itu penting banget untuk perkembangan motoric si Kecil Moms. So, withour any further due. Let’s goo!

Berkemah

Salah satu kegiatan menyenangkan dan asyik yang bisa Momsday lakukan bareng si Kecil adalah berkemah. Moms gak perlu berkemah di alam terbuka, berkemah di halaman rumah juga bisa jadi pilihan loh. Momspapsday bisa tambahkan api unggun ala-ala dan siapkan makanan untuk dibakar di api unggun. Jangan lupa libatkan anak untuk mempersiapkan kegiatan berkemah ini ya Moms, karna kegiatan ini bisa Moms jadikan kesempatan untuk mengajarkan banyak hal kepada si Kecil.

Treasure Hunting

Nah permainan ini permainan yang super seru nih Moms. Di kegiatan ini, kita bisa menggabungkan petualangan dan fantasi, dan kegiatan ini juga bisa meningkatkan rasa ingin tahu si Kecil. Kegiatan Berburu Harta Karun ini cocok banget untuk si Kecil yang menyukai kegiatan berpetualang. Moms bisa menyembunyikan hadiah di area halaman rumah seperti di semak-semak tanaman, dan diberbagai sudut halaman rumah. Jangan lupa untuk meninggalkan petunjuk menarik untuk si Kecil mencari harta karunnya ya Moms!

Berkebun

Wah kegiatan satu ini, bisa dengan mudah dilakukan bareng si Kecil nih Moms. Buat Moms yang suka berkebun, Moms bisa banget melibatkan si Kecil dalam kegiatan berkebun Moms. Kegiatan ini bisa memancing rasa ingin tahu-nya mengenai tanaman. Nah Moms bisa sekaligus mengajarkan si Kecil mengenai pertumbuhan tanaman dan lain sebagainya! Jadi sambil menyelam minum air nih Moms.

Lihat dan Gambar

Untuk kegiatan yang satu ini, bisa melatih tingkat konsentrasi si Kecil nih Moms. Moms bisa ajak si Kecil untuk piknik di taman, lalu minta si Kecil untuk menggambar apapun yang ia lihat. Seperti saat si Kecil melihat pohon, minta ia untuk menggambar pohon yang ia lihat. Moms bisa sambil mengajarkan si Kecil nama-nama benda, tanaman, atau hal lain yang ia lihat.

Gimana Moms, easy peasy banget kan nih list kegiatan yang bisa Moms lakukan bareng si Kecil di outdoor? Yuk mulai untuk mencoba melakukan kegiatan ini! Semoga artikel hari ini bermanfaat ya Moms! Jangan lupa share kegiatan versi kamu di kolom comment yaa. Toodles!

MPASI FINGER FOOD UNTUK SI KECIL: LEZAT DAN NUTRITIF

Memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan langkah penting dalam perjalanan pertumbuhan bayi. Agar proses ini menjadi lebih menyenangkan, MPASI finger food adalah pilihan yang tepat untuk mengenalkan si kecil pada makanan padat. Berikut adalah beberapa resep MPASI finger food yang lezat dan nutrisi untuk anak Moms.

1. Stick Pisang dan Blueberry

Bahan:

  • Pisang, potong menjadi potongan kecil
  • Blueberry segar
  • Yogurt alami

Cara membuat:

  1. Tusukkan potongan pisang dan blueberry pada tusuk sate.
  2. Sajikan dengan yogurt alami sebagai sausnya.
  3. Cocok sebagai camilan sehat dan menyegarkan.

2. Pancake Wortel

Bahan:

  • 1/2 cangkir wortel, parut halus
  • 1 cangkir tepung terigu
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1 butir telur
  • 1 cangkir susu
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung terigu, baking powder, wortel parut, telur, susu, dan garam dalam mangkuk.
  2. Panaskan wajan, tuangkan adonan pancake.
  3. Balik pancake setelah muncul gelembung di permukaannya.
  4. Sajikan dengan potongan buah sebagai tambahan.

MPASI finger food tidak hanya memudahkan si kecil dalam menjelajahi makanan padat, tetapi juga menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Cobalah resep-resep di atas dan saksikan bagaimana si kecil menikmati setiap gigitannya dengan senang hati. Selamat mencoba!

Baca resep yang satu ini yuk, kita bikin dessert favoritnya Taeyong NCT YUK BIKIN CENDOL, DESSERT YANG BIKIN TAEYONG NCT SAMPE KETAGIHAN!

KENAPA SIH BAYI PREMATUR BUTUH INKUBATOR?

Kondisi prematur pada bayi adalah kondisi dimana bayi lahir sebelum usia kehamilan Momsday mencapai 37 minggu. Dan kondisi ini tidak bisa Moms sepelekan ya! Karna bayi yang lahir prematur, perlu perawatan yang lebih intensif Moms. Biasanya bayi prematur akan menjalani perawatan di NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Selama bayi berada di NICU, biasanya bayi akan diletakkan di dalam inkubator. Nah kenapa ya Bayi premature butuhk inkubator? Simak pembahasannya bareng Atika yuk Momspapsday!

Ini nih Moms kenapa bayi prematur butuh Inkubator

Kelahiran prematur ini adalah salah satu kondisi yang membuat bayi membutuhkan inkubator Moms. Karna bayi yang lahir sebelum 37 minggu ini bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan. Salah satunya adalah, mereka akan kesulitan mengatur suhu tubuh, karna bayi prematur, apalagi dengan berat badan yang rendah, tidak memiliki banyak lemak, dan kondisi ini akan membuat mereka lebih mudah terkena hipotermia.

Itulah salah satu alasan bayi prematur membutuhkan inkubator, salah satunya untuk mencegah hipotermia. Karna inkubator ini merupakan unit yang menyediakan tempat yang aman dan suhu yang terkendali untuk bayi yang membutuhkan perawatan intensif di NICU. Inkubator ini bisa membantu bayi prematur menjaga suhu tubuh agar tetap optimal. Kontrol suhu di inkubator ini juga dapat diatur secara manual atau otomatis menyesuaikan suhu tubuh bayi.

Gak Cuma itu Momsday, Inkubator ini juga bisa penghalang kebisingan. Karna tidak menutup kemungkinan di ruangan NICU ini akan menjadi ruangan yang bising. Jadi, inkubator bisa melindungi bayi dari bising dan cahaya langsung yang bisa mengganggu tidur dan istirahat mereka, sampai ke stress yang tidak mereka perlukan.

Bukan Cuma Bayi Prematur, Bayi dengan kondisi ini juga membutuhkan inkubator Momsday!

  1. Bayi yang mengalami penyakit kuning

Penyakit kuning sering terjadi nih Moms pada bayi yang baru lahir, hal ini disebabkan oleh kadar bilirubin (pigmen kuning hasil dari pemecahan normal sel darah merah) yang tinggi pada tubuh bayi. Nah pada kondisi ini, bayi sangat membutuhkan inkubator, karna beberapa inkubator biasanya memiliki lampu yang khusus untuk mengurangi Jaundice (menguningnya kulit dan mata).

  • Bayi yang terkena gangguan pernapasan

Pada kasus ini, bayi yang baru lahir memiliki cairan di paru-parunya, dan hal ini bisa menyebabkan infeksi dan bayi tidak mampu untuk bernapas dengan baik. Dan juga dedek bayi yang baru lahir pun mungkin belum memiliki paru-paru yang telah berkembang dengan sempurna, jadi bayi butuh di pantau dengan lebih ketat lagi Moms!

Wah ternyata inkubator ini sangat dibutuhkan oleh bayi prematur, maupun bayi dengan kondisi tertentu ya Moms. Kebayang gak sih Moms, gimana keadaan di Gaza dengan segala keterbatasan alat untuk menunjang bayi-bayi yang baru lahir? Sedih banget!

Anyway, jadi kurang lebih-nya gitu Moms alasannya. Memastikan dengan menyeluruh tentang kesehatan bayi yang baru lahir ini sangat penting Moms, karna hal ini bisa jadi tolak ukur pertumbuhan dan perkembangan bayi kedepannya!

Semoga pembahasan kita hari ini bisa bermanfaat ya! Yuk kalo mau sharing-sharing boleh langsung tulis di kolom comment ya Moms!<3

Eits karna udah selesai baca artikel ini, jangan lupa juga baca artikel parentoday yang ini ya Moms SI KECIL BISA TERKENA OCD? INI NIH MOMS TANDA SI KECIL TERKENA OCD!

MOMS JANGAN LUPA UNTUK PERHATIKAN JAM TIDUR SI KECIL YA!

Tidur merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan si Kecil Moms. Kualitas dan kuantitas tidur yang cukup sangat memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi Momspapsday untuk memahami pentingnya menjaga jadwal tidur yang teratur bagi anak-anak. Dalam artikel ini, kita akan membahas manfaat jadwal tidur yang teratur buat si Kecil nih Momspapsday.

1. Pertumbuhan Fisik yang Optimal

Anak-anak yang memiliki jadwal tidur yang teratur cenderung memiliki pertumbuhan fisik yang lebih optimal. Saat tidur, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan yang esensial untuk perkembangan tulang dan otot mereka. Jika tidur tidak teratur atau kurang, produksi hormon ini bisa terganggu, dan anak mungkin tidak mencapai tinggi badan yang seharusnya. Oleh karena itu, menjaga jadwal tidur yang konsisten membantu anak mencapai pertumbuhan fisik yang sehat.

2. Perkembangan Kognitif yang Lebih Baik

Tidur juga berperan penting dalam perkembangan kognitif anak-anak. Saat tidur, otak anak bekerja keras untuk memproses informasi, memperkuat ingatan, dan mengembangkan kemampuan berpikir abstrak. Jika tidur terganggu atau tidak teratur, anak-anak mungkin mengalami masalah konsentrasi, daya ingat yang buruk, dan kesulitan dalam belajar. Jadwal tidur yang teratur membantu memastikan bahwa otak anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses-proses ini dengan efisien.

3. Kesehatan Fisik dan Mental yang Lebih Baik

Tidur yang cukup juga berhubungan erat dengan kesehatan fisik dan mental anak-anak. Anak-anak yang tidur cukup cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, yang membantu melindungi mereka dari infeksi dan penyakit. Selain itu, tidur yang cukup juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormonal yang berpengaruh pada suasana hati dan emosi anak. Anak-anak yang tidur cukup cenderung lebih bahagia, kurang stres, dan lebih siap menghadapi tantangan sehari-hari.

4. Kedisiplinan yang Positif

Menjaga jadwal tidur yang teratur juga membantu mengajarkan anak-anak tentang pentingnya disiplin dan rutinitas. Mereka belajar untuk mengatur waktu tidur dan bangun secara konsisten, yang merupakan keterampilan yang berharga sepanjang hidup. Rutinitas tidur yang baik juga dapat memberikan perasaan keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak, membantu mereka merasa lebih tenang dan terstruktur.

5. Hubungan yang Lebih Baik dengan Orang Tua

Ketika anak-anak memiliki jadwal tidur yang teratur, orang tua juga dapat merencanakan waktu bersama yang berkualitas. Ini adalah waktu yang berharga untuk berinteraksi, berbicara, dan membina hubungan yang erat antara orang tua dan anak. Orang tua dapat membacakan cerita sebelum tidur, mendengarkan cerita anak, atau hanya berbicara tentang hari-hari mereka. Semua ini membantu memperkuat hubungan keluarga.

Memiliki jadwal tidur yang teratur adalah salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan anak-anak. Manfaatnya meliputi pertumbuhan fisik yang optimal, perkembangan kognitif yang lebih baik, kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, pembelajaran disiplin, dan hubungan yang lebih erat dengan orang tua. Orang tua berperan penting dalam membantu anak-anak mereka menjaga jadwal tidur yang konsisten, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca ini juga yuk Moms! SI KECIL BISA TERKENA OCD? INI NIH MOMS TANDA SI KECIL TERKENA OCD!

POFFERTJES: LEZATNYA MINI PANCAKE ALA BELANDA

Poffertjes, pancake mini khas Belanda yang lezat, menjadi hidangan yang populer di seluruh dunia. Dengan tekstur lembut, rasa manis, dan aroma vanilla yang menggoda, poffertjes adalah camilan yang sempurna untuk dinikmati kapan saja. Mari kita bahas resep sederhana untuk membuat poffertjes di rumah!

Bahan-Bahan:

  • 125 gram tepung terigu
  • 1/2 sendok teh ragi instan
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 150 ml susu hangat
  • 1 butir telur
  • 1/2 sendok teh vanilla extract
  • Mentega untuk mengoles loyang poffertjes
  • Gula halus untuk taburan (opsional)
  • Keju parmesan parut atau stroop (sirup maple Belanda) sebagai topping (opsional)

Cara Membuat:

Siapkan Alat dan Bahan: Pastikan Moms memiliki loyang khusus poffertjes. Ini adalah wajan dengan lubang-lubang kecil yang digunakan untuk memanggang poffertjes. Jika tidak ada, Moms dapat menggunakan wajan anti lengket biasa dengan lubang kecil atau cetakan khusus poffertjes yang tersedia di pasaran.

Campur Bahan Kering: Dalam mangkuk besar, campur tepung terigu, ragi instan, gula pasir, dan garam. Aduk rata bahan-bahan kering ini.

Tambahkan Susu dan Telur: Tuangkan susu hangat ke dalam campuran tepung, kemudian tambahkan telur dan vanilla extract. Aduk semua bahan dengan whisk hingga adonan menjadi lembut dan tanpa gumpalan.

Biarkan Adonan Fermentasi: Tutup mangkuk dengan kain bersih dan biarkan adonan fermentasi selama sekitar 30-45 menit. Proses fermentasi ini akan membuat poffertjes Moms lebih ringan dan berongga.

Panaskan Loyang Poffertjes: Panaskan loyang poffertjes di atas api sedang. Olesi setiap lubang dengan mentega atau minyak goreng agar poffertjes tidak lengket.

Tuang Adonan: Setelah loyang panas, tuangkan adonan poffertjes ke dalam masing-masing lubang hingga setengah penuh. Gunakan sendok kecil atau botol dengan corong kecil untuk membantu menuangkan adonan dengan rapi.

Panggang Hingga Matang: Biarkan poffertjes menggoreng hingga muncul gelembung di permukaan dan bagian bawahnya berwarna kecokelatan. Gunakan tusuk gigi untuk membaliknya dengan hati-hati dan panggang sisi lain hingga kecokelatan juga.

Sajikan Panas: Angkat poffertjes dari loyang dan letakkan di atas piring saji. Taburi dengan gula halus atau tambahkan keju parmesan parut atau stroop (sirup maple Belanda) sebagai topping.

Selamat menikmati poffertjes Moms! Hidangan ini sempurna untuk sarapan, camilan, atau bahkan hidangan penutup yang lezat. Jangan ragu untuk eksperimen dengan berbagai topping seperti buah segar, whipped cream, atau cokelat cair sesuai selera Moms. Semoga resep poffertjes ini membawa cita rasa Belanda ke dalam rumah Moms.

SI KECIL BISA TERKENA OCD? INI NIH MOMS TANDA SI KECIL TERKENA OCD!

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder adalah gangguan psikologis yang menjadi penyebab munculnya kecemasan tidak terkontrol, sehingga harus melakukan sesuatu secara berulang. Dan Moms tau gak kalo gak Cuma orang dewasa tapi juga si kecil bisa juga terkena OCD. Hmmm, sebelum terlambat, kita liat bareng-bareng yuk tanda OCD pada anak.

Gampang jijik

Ini tanda yang paling gampang dikenalin nih Moms, kalo si kecil gampang jijik atau gak suka kotor. Kondisi ini nunjukkin ke Moms kalau si kecil memiliki kecemasan terkontaminasi kotoran. Keliatannya sepele ya Moms, tapi kalo gak segera dapet penanganan yang tepat bisa berakibat fatal loh, karna si kecil akan sering membersihkan tubuh berulang yang bisa mengakibatkan dermatitis.

Perfeksionis

Gangguan OCD pada si kecil bikin mereka harus melakukan segala sesuati secara sempurna. Jadi sikap perfeksionis bisa jadi salah satu tanda OCD pada si kecil. Anak yang memiliki gangguan OCD cenderung menata benda secara berurutan baik sesuai warna, ukuran, bahkan abjad. Mereka bahkan gabakal berangkat sekolah kalo kaus kaki belum sejajar loh Moms.

Ga masalah si Moms kalo si kecil suka dengan kerapihan, Cuma segala hal yang berlebihan itu gak baik dan akan menghasilkan pikiran yang berulang-ulang. Si kecil jadi rentan terkena depresi karena tertekan dengan pikiran sendiri untuk melakukan sesuatu dengan sempurna.

Menghindari keramaian

Nah ada lagi nih gejala OCD pada si kecil, hal ini bisa diketahui ketika si kecil selalu menghindari keramaian, karna bisa ada banyak hal yang terjadi pada keramaian. Anak yang mengalami gangguan OCD akan merasa frustasi di tengah keramaian karna sulit untuk mengontrol kecemasan pada dirinya. Gejala ini bisa berakibat fatal loh Moms untuk kemampuan interaksi sosial si kecil.

Gejalanya terlihat sederhana ya Moms, harus makin waspada nih Moms. kalau tanda-tanda OCD mulai terlihat pada si kecil, gaperlu langsung self diagnose Moms, Moms bisa bawa si kecil menemui psikolog untuk konsultasi terlebih dahulu. Atika pamit dulu nih, semoga bermanfaat Moms!

KALO PAPS SELINGKUH, MOMS HARUS LAKUKAN HAL INI YA!

Pastinya gak mudah nih Moms buat kita seorang istri yang menghadapi perselingkuhan suami. Rasa sedih, marah, kecewa, sampai rasa tidak cukup, pasti bercampur nih! Beberapa dari Moms langsung mengutarakan amaran dan melampiaskan emosinya kepada Papsday dan juga si selingkuhan. Tapi Momsday tau gak sih kalau hal itu cuma bikin keadaan jadi semakin runyam dan akan tidak baik nantinya untuk Momsday! Jadi kira-kira apa ya yang bisa Moms lakukan kalo Papsday selingkuh? Kita bahas bareng yuk Moms!

Lebih menghargai diri Moms sendiri

Kalau Moms mengetahui fakta kalau Paps selingkuh, Moms pasti akan menyalahkan diri sendiri. Introspeksi diri boleh Moms, tapi jangan menyalahkan diri sendiri ya! Moms juga harus tahu bahwa kesalahan utama ada pada Paps yang telah berpaling dari hubungan ini. Jadi hindari pemikiran yang menyatakan bahwa Moms tidak cukup baik. Hal terbaik yang harusnya Papsday lakukan adalah berkomunikasi dengan Moms tentang kekurangan Moms, bukannya mencari pelarian lain.

Cari Tahu Kebenarannya terlebih dahulu

Moms harus memastikan bukti dari perselingkuhan suami ini sudah benar dan akurat, sebelum menyalahkan Papsday. Cari terlebih dahulu bukti yang nyata, bukan hanya mendengar omongan dari orang lain. Kalau Momsday menyimpulkan sesuati sebelum mendapat informasi secara langsung, ini bisa menjadi bumerang untuk Moms loh!

Bicarakan terlebih dahulu dengan Papsday

Jika Moms telah mengetahui kebenarannya, dan mencari bukti atas dugaan tersebut, saatnya Momsday bicara dengan Paps nih. Usahakan Moms memilih waktu yang tepat, hindari waktu dimana Moms dan Paps sama-sama sedang dikuasai oleh emosi, atau tidak fokus dengan pembicaraan ini. Meskipun terlihat sulit, tapi usahakan untuk tidak menyalahkan pasangan, pihak ketiga, ataupun diri Moms sendiri ya! Karna hal ini tidak akan mengubah apapun Moms.

Hindari Balas Dendam

Moms, sebisa mungkin kalau keadaan ini terjadi, hindari mengumbar perselisihan antara Momsday dan Papsday di media sosial atau malah Momsday jadi berbalik melakukan perselingkuhan ya! Karna kepuasan seelah melakukan ini cuma sebentar dan tidak akan menyelesaikan masalah Momspapsday.

Itudia Moms beberapa hal yang bisa Momsday lakukan kalau Papsday ketauan selingkuh. Tapi semoga kejadian ini tidak terjadi ya Momsday!<3

JANGAN KATAKAN HAL INI KALO MOMSDAY LAGI HAMIL YA PAPS!

Mungkin sebagian dari Paps udah tau nih kalau Moms yang sedang hamil itu sensitivitas nya tinggi banget. Banyak kebiasaan berbeda yang harus dilakukan. Salah satunya, menjaga perkataan yang akan diucapkan. Coba bahas bareng Atika yuk!

Kegiatan kamu Cuma tidur? Males bangun ya?

Waktu hamil, Moms membutuhkan tidur yang cukup. Tubuh membutuhkan energi yang banyak, jadi gak heran ni kalo Moms yang sedang hamil ini tidur sampai 17 jam lebih dalam sehari. Biarkan si Moms tidur sebanyak yang dibutuhkan yaa!

Kita Makan, makanan yang sama lagi?

Waktu si Moms memasak untuk makan malam, tentu saja Moms mengharapkan keluarganya menyukai masakan buatannya. Tapi jangan mengeluh ya Paps waktu si Moms menghidangkan menu yang sama setiap harinya. Paps juga harus memahami kondisi Moms saat ini yaaaa!

Bisa beli besok aja gak?

Moms yang sedang hamil biasanya akan mengalami masa-masa “mengidam”. Mereka biasanya menginginkan sesuatu secara tiba-tiba. Kalau tiba-tiba si Moms ingin es krim kesukaannya, Moms akan meminta Paps untuk membelinya di waktu itu juga. Jadi kalau bisa langsung cepet-cepet pergi ke supermarket terdekat ya Paps.

Kamu malas bercinta sama aku?

Saat si Moms hamil, sebagian dari Paps mungkin gak dapet “jatah” nih selama kehamilannya. Hal ini bisa jadi salah satu larangan dari dokter atau memang Moms sedang malas melakukannya. Tapi bukan berarti Paps harus menderita menahan keinginan untuk melakukan seks. Coba deh perlahan dekati Moms dan bicara dengan lembut untuk mencairkan suasana Paps.

Nah itu dia Paps dan Moms beberapa kata-kata yang tidak boleh diucapkan saat si Moms sedang hamil. Karna bisa menyenggol sensitivitasnya Moms nih. Semoga bermanfaat yaaaa!<3